BATURAJA –lalulintasnews.id
Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kepolisian Sektor (Polsek) Semidang Aji, Polres OKU, kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran tindak pidana 3C (curas, curat, curanmor), sajam, narkoba, premanisme, serta antisipasi aksi balap liar.
Kapolsek Semidang Aji, Ipda Meyke Krisdian Hasri, S.H., melalui Kasubsipenmas Si Humas Polres OKU, Ipda Chandra M., S.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi cipta kondisi guna memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Semidang Aji.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara rutin dan terukur, sebagai upaya preventif menekan potensi gangguan keamanan, kejahatan jalanan, peredaran narkoba, penggunaan sajam, serta aktivitas balap liar yang meresahkan warga,” ujar Ipda Chandra mewakili Kapolsek, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan KRYD dan patroli hunting kali ini berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025, dimulai pukul 04.30 WIB hingga 05.00 WIB, dengan menyasar wilayah seputaran Desa Bedegung, Kecamatan Semidang Aji.
Operasi dipimpin langsung oleh Ka SPKT II, Ariyandi, bersama tiga personel Polsek Semidang Aji yang melakukan pemantauan lapangan, patroli dialogis, serta interaksi langsung dengan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan sejumlah imbauan kamtibmas, antara lain, Mengingatkan pengendara untuk tertib dan mematuhi aturan lalu lintas, Mengajak warga agar segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kriminal, Memberikan edukasi pencegahan kejahatan jalanan dan aksi balap liar, Memperkuat kewaspadaan terhadap peredaran narkoba dan penggunaan senjata tajam.
“Hasil kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya indikasi gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Polsek Semidang Aji menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli KRYD demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Pihak kepolisian juga mengajak warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi tindak kriminal.
“Kami tidak dapat bekerja sendiri, sinergi dengan masyarakat sangat diperlukan. Informasi sekecil apa pun sangat membantu kami dalam menjaga kamtibmas,” tutupnya (edo)







