Baturaja — lalulintasnews.id
Polsek Lengkiti menerima ratusan sak beras program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan didistribusikan kepada masyarakat di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Penerimaan beras tersebut berlangsung pada Minggu, 16 November 2025 sekira pukul 16.30 WIB di halaman Mapolsek Lengkiti.
Kapolsek Lengkiti melalui Kasubsipenmas Si Humas Polres OKU, Ipda Chandra M., S.H., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang menjadi arahan Presiden Republik Indonesia dan merupakan prioritas Polri bersama Bulog.
“Hari ini Polsek Lengkiti menerima beras SPHP dari Bulog Cabang OKU sebanyak 447 sak atau total 2.235 kilogram. Setiap sak berisi 5 kilogram beras yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Lengkiti,” ujar Ipda Chandra.
Ia menambahkan, pendistribusian kepada masyarakat akan dilaksanakan setelah menerima petunjuk teknis dari Polres OKU. Program ini, lanjutnya, merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan masyarakat mendapatkan akses beras dengan harga terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang diprioritaskan agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pasar. Polri bersama Bulog berkomitmen menyukseskan program ini di seluruh wilayah, termasuk di Kecamatan Lengkiti,” jelasnya.
Kegiatan penerimaan logistik beras tersebut selesai sekitar pukul 18.00 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Menurut Ipda Chandra, penyediaan beras SPHP melalui program Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat menekan harga beras di pasaran serta meningkatkan daya beli masyarakat dalam beberapa minggu ke depan.
“Dengan hadirnya beras SPHP Bulog yang harganya lebih terjangkau, stabilitas harga pangan dapat lebih terjaga, dan masyarakat memiliki alternatif pembelian yang lebih murah dibandingkan harga pasar,” ungkapnya.
Polsek Lengkiti bersama Polres OKU akan terus melaksanakan program GPM Polri, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan program ini dan selalu mengikuti informasi resmi mengenai penyediaan dan penjualan bahan pokok oleh Polri.
“Sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan agar mereka mengetahui bahwa beras yang disediakan Polri dijual sesuai ketentuan resmi dan jauh lebih murah dari harga pasaran,” pungkas Ipda Chandra.ni







