Personel Gabungan Polres Oku Datangi Lokasi Penemuan Sesosok Jenazah Laki Laki Penuh Luka Robek Di Leher

Baturaja – lalulintasnews.id

Personel Polsek Lengkiti bersama Personel Polres Oku mendatangi TKP penemuan sesosok mayat laki laki tergeletak jalan dengan penuh luka sayat. Minggu (31/05/2026) sekira pukul. 04.30 Wib.

Sebelumnya Warga Dusun IV, Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir jalan desa setempat.

Korban diketahui bernama Rahan Randi bin Ruslan Abdul Gani (alm), 31 tahun, seorang petani yang merupakan warga Dusun IV Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh petugas dilapangan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan. Saat ditemukan, korban diduga telah meninggal dunia dan mengalami luka robek pada bagian leher.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada pihak Polsek Lengkiti.

“ Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Irawan Adi Candra, S.H., M.H., yang disampaikan Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

Menurut AKP Ferri Zulfian, petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP).

“Kapolsek Lengkiti bersama personel Polsek Lengkiti mendatangi lokasi kejadian, melakukan TPTKP, serta memasang garis polisi guna mengamankan area penemuan korban,” ujarnya.

Selain itu, Tim INAFIS Polres OKU melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara personel Resmob Satreskrim Polres OKU dan Unit Reskrim Polsek Lengkiti melakukan pendataan terhadap saksi-saksi serta mengumpulkan berbagai keterangan dan petunjuk di lapangan.

Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, yakni satu helai handuk berwarna pink, sepasang sandal berwarna putih bergaris pink, satu kaus berwarna pink, dan satu celana berwarna biru kehitaman.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dr. Ibnu Soetowo Baturaja untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum (VER) guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kronologi lengkap serta penyebab kematian korban. Polisi juga belum memberikan kesimpulan terkait dugaan maupun motif di balik peristiwa tersebut.