OKU, Sumsel  

Monitoring Debit Air Sungai Ogan, Polsek Baturaja Timur

Baturaja – lalulintasnews.id

Polsek Baturaja Timur melakukan kegiatan monitoring debit air Sungai Ogan serta pemantauan daerah rawan banjir pasca hujan di wilayah Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (9/1/2026).

Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dan kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi potensi bencana banjir akibat meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan kondisi debit air Sungai Ogan serta daerah rawan banjir tetap terpantau aman dan tidak berdampak pada pemukiman masyarakat,” ujar AKP Azwan.

Berdasarkan fakta di lapangan, kegiatan monitoring dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Monitoring dipimpin langsung oleh Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan, S.H., M.H., didampingi Kanit Intel IPTU Riki Kipil, Kanit Patroli IPTU Fahrudin, Banit Patroli Aiptu Aguscik, serta diikuti oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Baturaja Timur.

Adapun hasil monitoring debit air Sungai Ogan dan kondisi daerah rawan banjir pasca hujan di wilayah Kecamatan Baturaja Timur sebagai berikut:

Di Desa Tanjung Kemala, ketinggian air Sungai Ogan mengalami kenaikan lebih dari 1 meter, namun masih dalam kondisi normal dan belum berdampak pada pemukiman warga.

Sementara di Desa Terusan, khususnya di wilayah bantaran Sungai Ogan yang meliputi RT 01, 02, dan 04 Dusun I, debit air mengalami kenaikan lebih dari 1 meter. Namun hingga saat ini air belum memasuki talud atau dam yang berada di RT 02, serta kondisi anak sungai masih terpantau normal.

Untuk Desa Tanjung Baru, tepatnya di RT 03 Dusun 03, RT 03 Dusun 01, dan RT 05 Dusun 07, ketinggian air Sungai Ogan mengalami kenaikan, namun masih berada pada ambang aman dan belum berdampak pada pemukiman warga.

Di wilayah Kelurahan Baturaja Permai, sejumlah titik terpantau dalam kondisi normal, di antaranya Jalan Arwana Blok S RT 014 RW 005 sekitar RS Holindo, Blok L RT 002 RW 003 Jalan Bungur IV, Blok J RT 019 RW 001 Jalan Toha, Blok T RW 007 dan RW 008, serta Jalan Poros Holindo RW 014. Seluruh anak sungai di wilayah tersebut masih dalam kondisi normal.

Kemudian di Kelurahan Sukajadi, tepatnya RT 11, RT 27, dan RT 13 RW 05 Bungur, tidak ditemukan adanya banjir.

Di Kelurahan Baturaja Lama, wilayah RT 018, RT 019, RT 20 RW 06, serta RT 25 RW 08, ketinggian air Sungai Ogan mengalami kenaikan, namun masih dalam kondisi aman dan belum berdampak pada pemukiman warga.

Sementara itu, di Kelurahan Sukaraya, terdapat genangan air di RT 001 RW 003, tepatnya di sekitar Kantor KUA Kecamatan Baturaja Timur, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

Untuk Kelurahan Pasar Baru, meliputi RT 01, RT 04, dan RT 05, tidak terdapat banjir dan situasi terpantau aman serta kondusif. Hal serupa juga terpantau di Kelurahan Sepancar Lawan Kulon, Desa Air Paoh, Kelurahan Kemelak Bindung Langit, dan Kelurahan Kemalaraja, yang seluruhnya tidak terdampak banjir dan berada dalam kondisi aman.

Secara keseluruhan, hingga saat ini situasi di wilayah Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, masih dalam keadaan aman dan kondusif. Debit air Sungai Ogan terpantau dalam kondisi aman dan belum ditemukan adanya banjir yang berdampak langsung pada pemukiman warga.

Kapolsek Baturaja Timur menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, khususnya bagi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai, mengingat intensitas curah hujan yang masih cukup tinggi.