Polsek Baturaja Timur Lakukan Monitoring Pembangunan Drainase di Wilayah Rawan Banjir

Baturaja — lalulintasnews.id

Polsek Baturaja Timur (4/4/2026) melakukan kegiatan monitoring pembangunan drainase sebagai langkah untuk memastikan kelancaran proyek penanganan banjir di wilayah Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik rawan genangan di Kelurahan Sukaraya dan Desa Air Paoh yang sebelumnya terdampak banjir.

Monitoring dilaksanakan di Taman Sari RT 01 dan RT 03 RW 03 Kelurahan Sukaraya serta Desa Air Paoh RT 03 Dusun 7. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa genangan air yang sempat merendam rumah warga dan jalan utama kini telah surut sepenuhnya. Kondisi ini terjadi setelah pembangunan drainase dan pemasangan box culvert mulai menunjukkan hasil.

Memasuki hari keempat pengerjaan, aliran air di lokasi telah mengalir lancar. Arus lalu lintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera yang menjadi titik pembangunan juga terpantau tetap kondusif dengan sistem buka-tutup yang diterapkan untuk menghindari kemacetan.

Kegiatan pembangunan drainase meliputi perbaikan saluran air dan pemasangan box culvert sebagai upaya peningkatan sistem pembuangan air. Polsek Baturaja Timur melakukan pemantauan langsung guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan aman dan sesuai tahapan.

Kapolsek Baturaja Timur, AKP Azwan, SH., MH., menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung kelancaran proyek penanganan banjir di wilayahnya.

“Kami terus melakukan monitoring untuk memastikan pembangunan drainase berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan bagi aktivitas masyarakat. Perbaikan ini penting sebagai langkah jangka panjang mencegah banjir, dan kami pastikan arus lalu lintas tetap aman selama proses berlangsung,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres OKU serta Dinas Perhubungan Kabupaten OKU bersama-sama mengatur arus kendaraan di sepanjang jalur nasional tersebut untuk menjaga kelancaran selama pekerjaan proyek berlangsung.

Dengan berlangsungnya pembangunan drainase ini, masyarakat setempat berharap wilayah mereka dapat terhindar dari banjir dan sistem aliran air dapat berfungsi lebih optimal ke depannya.